Konawe, – Sebanyak 291 desa dari berbagai wilayah di Kabupaten Konawe turut serta dalam ajang promosi tahunan, menampilkan berbagai produk unggulan dan inovasi pembangunan yang telah dicapai sejak bergulirnya Dana Desa (DD) secara menyeluruh di Indonesia. Salah satu peserta yang menarik perhatian adalah Desa Unggulino dari Kecamatan Puriala, yang diwakili oleh Kepala Desa, Kobus, S.M.
Desa Unggulino hadir dengan konsep ambisius: "Membangun Desa Unggulino secara Bergengsi dan Bersaing Menata Wilayah dengan Sempurna dan Memuaskan."
Pemaparan Desa Unggulino menonjolkan dua aspek utama. Pertama, transparansi penggunaan Dana Desa (DD) dari tahun 2023 hingga 2025 disajikan secara rinci. Kedua, dan yang paling menarik, adalah inovasi pembangunan yang bersumber dari swadaya murni masyarakat.
Kepala Desa Kobus, S.M., berhasil melakukan pendekatan persuasif kepada warganya untuk aktif membangun tanpa harus bergantung pada anggaran Pemerintah Daerah. Hasil dari upaya swadaya ini sangat signifikan, mencakup:
-
Pembangunan Lapangan Sepak Bola Unenapo yang strategis di Dusun 1.
-
Rehabilitasi total Tempat Ibadah.
-
Pembuatan Jalan Desa sepanjang $\pm 100$ meter.
"Kegiatan yang bersumber dari Dana Desa memang hal yang jelas, tetapi yang lebih menarik adalah bagaimana kami di Unggulino mampu melakukan terobosan pembangunan murni dari upaya pendekatan dan ajakan kepada masyarakat untuk membangun bersama," ujar Bapak Kobus.
Dalam bidang peningkatan inovasi budaya, Desa Unggulino menampilkan komitmennya dalam mengembangkan adat istiadat Suku Tolaki. Pemdes Unggulino memberikan dukungan penuh kepada remaja putra-putri untuk berkreasi melalui Sanggar Seni Budaya Tolaki.
Hal ini dibuktikan dalam pameran dengan memajang duplikat senjata tradisional Tamalaki, berupa parang (Ta'awu) dan tombak (Karada), serta duplikat simbol pemersatu Suku Tolaki, yaitu Kalosara.
Di sisi infrastruktur, Kepala Desa Unggulino secara transparan menjelaskan realisasi visi dan misinya yang telah dikonsep matang. Terobosan terbesar adalah pemindahan dan pembangunan perkantoran desa—meliputi Gedung Serbaguna, Kantor BUMDes, dan Kantor Posyandu—di atas lahan seluas 50 meter x 50 meter.
Tanah tersebut merupakan hibah pribadi Kobus, S.M. Hal ini didasari oleh situasi aset desa sebelumnya. Bangunan aset desa yang didirikan tahun 1996 berada di atas lahan bermasalah. Demi menciptakan kenyamanan dan legalitas pemerintahan pasca dilantik pada tahun 2020, Kades Kobus menghibahkan tanahnya agar aset desa resmi dan bebas hambatan di masa depan. Inovasi ini disebutnya sebagai langkah untuk mengatasi ketertinggalan pembangunan dari wilayah lain.
Desa Unggulino yang memiliki lahan daratan terluas di Kecamatan Puriala dan potensi perkebunan yang besar, telah mendapat kepercayaan dari Pemerintah Kabupaten Konawe. Bupati Konawe, Yusran Akbar, S.T., dan Wakil Bupati, Bapak Syamsul Ibrahim, S.E., M.Si., menjadikan wilayah ini sebagai lokasi penanaman Jagung Pakan seluas 75 hektar, sebagai wujud dukungan terhadap Ketahanan Pangan Nasional.
Program ini ditandai dengan seremoni penanaman jagung pakan bersama Forkompinda dan masyarakat Desa Unggulino pada tanggal 22 September 2025.
Tak hanya pembangunan fisik, Pemdes Unggulino juga aktif mendukung sektor ekonomi rakyat. Dalam ajang inovasi ini, stan Desa Unggulino turut memamerkan berbagai produk unggulan dari Pelaku UMKM, seperti bakso ikan gabus dan keripik pisang.
Dukungan publik terhadap stan Desa Unggulino sangat tinggi, dengan catatan kehadiran mencapai 116 pengunjung pada hari pertama pameran.